INTISARI ~ TAJAM, BERAGAM, ENAK DIGENGGAM

  Judul : BERSEPEDA KE KANTOR MAKIN SEHAT AJA
Rubrik : WARNA
Sub rubrik : -
Sumber : MAJALAH
Edisi : NO. 520 TH. XLIII NOVEMBER 2006
    URL : http://www.intisari-online.com
 

MTB paling tepat
Menurut para pencinta sepeda, apa pun jenis dan merek sepeda, semua oke-oke saja dijadikan alat transportasi ke tempat kerja. Mulai dari jenis sepeda BMX, sepeda jengki, sepeda mountain bike (MTB), atau sepeda balap. Semua sepeda dewasa itu sudah dirancang agar nyaman dipakai sehari-hari.

Tapi khusus pemakaian di kota-kota besar, seperti Jakarta, ceritanya sedikit lain. Sepeda yang lincah bermanuver di jalan raya dan mampu menyelip di antara laju kendaraan bermotor akan lebih menguntungkan. Maklum, lalu lintas perkotaan yang tidak ramah sering membuat pesepeda menjadi seperti "warga negara kelas bawah" alias tidak dipedulikan pengguna jalan lain. Belum lagi harus berhadapan dengan tantangan seperti aspal berlubang, genangan air, atau banjir.

"Sama seperti bersepeda di alam yang tidak bisa dipastikan kondisinya, maka di sini diperlukan sepeda jenis mountain bike," jelas Ozy F. Sjarindra, penggiat B2W yang dua kali seminggu bersepeda dari kawasan Bintaro ke kantornya di Jln. Sudirman sejauh 17 km. "Kota kayak Jakarta, dianggap saja sebagai hutan dengan tantangannya."

Di kota-kota yang sudah menyediakan jalur khusus sepeda, seperti di Cina, Belanda, atau negara-negara maju lain, kata Ozy, semua jenis sepeda membanjir di jalanan. Umumnya yang dipakai city bike, sepeda jengki yang memakai sistem transmisi. "Makanya, pembuatan jalur khusus sepeda di Jakarta juga jadi impian kita semua di B2W," papar pekerja bidang teknologi informasi yang sempat merasakan nikmatnya bersepeda semasa berkuliah di Amerika Serikat.

MTB juga punya keunggulan lain, terutama bagi pekerja yang menempuh perjalanan jauh. Di Jakarta pekerja yang bertempat tinggal di kawasan perumahan di pinggiran kota, minimal akan menempuh 10 km sekali jalan. Sepeda balap atau road bike sebenarnya memenuhi syarat ini. Tapi akan merepotkan ketika harus berhadapan dengan kepadatan lalu lintas. Soalnya, konstruksi sepeda balap dirancang untuk melaju lurus, sehingga kurang nyaman digunakan untuk bermanuver.

 
1  2  3  4 
Cetak artikel    Kirim ke teman   Penilaian Anda