Tidak melompat di jalanan
Jika urusan rangka selesai, kita tinggal melengkapi dengan pernak-pernik
sepeda seperti sistem pengereman, sistem transmisi (derailleur),
pengendalian (steering), dan tempat duduk. Perlengkapan yang umumnya
standar ini dibedakan menurut bahan dan kualitasnya. Mintalah
saran kepada toko sepeda agar mudah memilihnya. Atau bisa bertanya
melalui situs-situs para pencinta sepeda yang bertebaran di internet.
Agar tidak melenceng, pada tahap ini sebaiknya sadarkan diri
Anda agar tidak melenceng dari tujuan awal, yaitu merakit sepeda
sebagai alat transportasi ke kantor. Masalahnya, banyak bergaul
dengan komunitas pencinta sepeda membuat kita gampang tergiur
sepeda MTB khusus jelajah alam yang gagah penampilannya. Padahal
belum tentu cocok dipakai di jalanan aspal.
Misalnya pemilihan ban, untuk pemakaian di jalan aspal disarankan
memakai jenis semi slick yang lebar tapi tidak bergerigi.
Karena jenis ban MTB biasa yang bergerigi hanya cocok dipakai
untuk jalan tanah. Pemakaian ban di jalan aspal akan membuat hambatan
besar sehingga terasa lebih berat saat dikayuh.
Suspensi depan (fork) juga demikian. Disarankan memakai
yang secukupnya, yaitu yang berjarak main 8 - 10 cm. "Jika tidak
pernah melompat di jalanan, tidak perlu memakai suspensi yang
digunakan menahan lompatan di alam," kata Ozy yang rajin bersepeda
off road saat akhir pekan. Maklum, semakin tinggi spesifikasinya,
harganya juga semakin mahal.
Jangan main-main sama harga, karena ini "penyakit" terbesar saat
merakit sebuah sepeda. Masalahnya, selalu saja ada godaan membeli
barang yang lebih bagus dan mahal yang berakibat jebolnya anggaran.
Padahal menurut perhitungan Ozy, kalau sekadar sepeda kerja, dana
Rp 2 juta sudah lebih dari cukup. Ada juga sih segelintir orang
yang merakit sampai habis puluhan juta rupiah. "Barang mahal kualitasnya
memang bagus. Tapi sebetulnya banyak yang kualitasnya sama, harganya
lebih murah," tutur Ozy. "Dan jangan lupa! Kalau sepedanya mahal,
harus dipertimbangkan masalah keamanannya waktu melintas di jalan
raya atau saat diparkir di kantor. Kalau hilang atau ditodong
orang, bisa gigit jari nanti."
Jika sepeda Anda sudah siap, Anda perlu mencobanya di jalanan.
Penyesuaian harus terus dilakukan sebelum benar-benar turun ke
jalan dengan lalu lintas ramai. Masalahnya, ada saja bahaya bagi
pengendara sepeda kalau sudah bersinggungan dengan kendaraan bermotor.
"Salah perhitungan saat berbelok atau sampai tersenggol, bisa
celaka," Ozy mengingatkan.
Jangan lupa, beberapa perlengkapan bersepeda di alam sebaiknya
juga dipakai di jalan. Helm, sarung tangan, baju dan celana khusus
sepeda (jersey), serta lampu di bagian depan dan belakang
sepeda.
Nah, kalau sudah komplet, silakan ngaciiir ....