E-MAIL
KATA KUNCI


DAFTAR
 
 
SUARA MILIS  |  JAJAK PENDAPAT  |  KONSULTASI |  FORUM |  ARSIP  |  BUKU TAMU  |  REDAKSI
 
majalah
No. 485 TH. XLI
DESEMBER 2003
     

Cairkan semut
"Awalnya, karena saya sering digigit semut, Pak," jelasnya jenaka saat presentasi, yang kontan disambut tawa peserta presentasi. "Ini memang penemuan aneh, tapi langka," imbuhnya tak kalah lucu. Meski suka ceplas-ceplos, ketika menjelaskan teknik membuat bonsai kelapa dan kelapa bercabang, Suyatno bisa berubah menjadi sangat serius.

Membuat bonsai kelapa "biasa", dimulai dengan memapras ujung kelapa pakai gergaji atau sabit. Lalu dibiarkan sekitar sebulan, sembari disiram dua kali sehari. Setelah tunas kelapa kelihatan, masukkan kelapa dalam kaleng yang bagian bawahnya telah diisi batu kerikil, pasir, tanah berhumus, dan tanah biasa. Selama tiga bulan, kelapa dirawat dan dibentuk dengan proses pemotongan atau pemangkasan. Pada usia enam bulan, umumnya bonsai sudah "terbentuk". "Sebaiknya, tunggu sampai delapan bulan sebelum memindahkannya ke tempat permanen," saran Suyatno.

Namun, yang paling menarik tentu saja keberhasilan pria yang tahun 1996/1997 pernah mengikuti "Pendidikan Petani Ikan, Petani Tambak dan Nelayan" ini membuat bonsai kelapa bercabang. Persiapan awalnya mulai pemaprasan awal hingga penempatan kelapa di dalam kaleng, sama persis seperti membuat bonsai biasa. Bedanya, setelah masuk kaleng, tunas kelapa disiram pakai sari zat semut (SZN). Tiga hari sekali, selama lebih kurang sebulan, calon bonsai diberi SZN hingga merata.

SZN dianggap meresap jika terjadi perubahan dalam pertumbuhan bonsai kelapa. "Pertumbuhannya jadi jelek, tidak teratur atau tidak sewajarnya," ulas Suyatno. Biasanya, semua tunas akan terbungkus rapat oleh serabut. "Biarkan selama sekitar satu bulan," sambung pria yang mengaku sangat menikmati kunjungannya ke Jakarta, sebagai finalis Intisari Award 2003 itu. Kemudian tunas kelapa mulai dibersihkan pakai pisau kecil atau cutter. Sampai di sini, kalau prosesnya berjalan lancar dan dengan prosedur benar, biasanya tunas-tunas cabang akan mulai kelihatan.

 
1  2  3 
Cetak artikel    Kirim ke teman   Penilaian Anda
 
Menjaga Otak Tetap "Berotot"
Bioskop Rumah Harga Murah
Penguin Kekenyangan yang Mulai Memikat
Sang Raja Membasuh Luka
Olahraga di Atas Pelana
Bocah Bawel Menggiring Sebel
Yang Merit Tak Perlu Menjerit
Stroke & PJK, Kaum Hawa Janganlah Terlena
Misteri Sel Bunuh Diri
Biarkan Bunga Berkelana
Memancing Bukan Sembarang Ikan
 
BUKU BARU!
The Art of Successful Parenting
Beredar 7 November 2007
Harga Rp. 32500