E-MAIL
KATA KUNCI


DAFTAR
 
 
SUARA MILIS  |  JAJAK PENDAPAT  |  KONSULTASI |  FORUM |  ARSIP  |  BUKU TAMU  |  REDAKSI
 
majalah
No. 510 TH. XLIII
JANUARI 2006
     
BEKAM USIR PENYAKIT DIKIRA SIHIR


Terapi bekam yang tumbuh dan populer di Tanah Arab kini mulai terlihat marak di negeri kita. Dikhasiatkan mengusir segala jenis penyakit jasmaniah maupun rohaniah. Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum kita menjalani terapi bekam?


Penulis: T. Tjahjo Widyasmoro

Titik-titik darah berwarna merah kehitaman mulai muncul di leher tepat di belakang cuping aktor Henky Tornando. Perlahan-lahan cairan yang terlihat agak berbuih itu semakin banyak keluar, hingga hampir memenuhi mangkuk bekam. Meski berdarah-darah begitu, ekspresi Henky yang tiduran tertelungkup terlihat rileks saja.

Tak sampai 10 menit kemudian mangkuk-mangkuk dilepas. Darah yang tertinggal di kulit diseka menggunakan kapas. "Rasanya, tubuh jadi ringan. Pusing dan pegal tidak pernah kumat," kata Henky yang mulai mengenal bekam sejak dua tahun lalu. Pembawa acara televisi Ferdi Hasan yang pernah sekali merasakan terapi ini memberi kesaksian serupa. "Khasiatnya instan, badan langsung terasa enteng."

Henky maupun Ferdi telah meyakini manfaat bekam, sebuah terapi untuk mengeluarkan "darah kotor" dari tubuh guna mengusir berbagai keluhan penyakit atau sekadar menjaga kesehatan tubuh. Terapi tradisional ala Timur Tengah ini sudah populer sejak berabad-abad lalu, bahkan dianjurkan oleh Nabi Muhammad kepada para pengikutnya.

Sepintas, bekam terdengar menyeramkan, karena berbau-bau "darah". Padahal kenyataannya tidaklah seseram itu. Bekam mengambil darah di dermis (kulit jangat) dan bukan pada pembuluh darah. "Jumlahnya sedikit sekali, seperempat liter saja tidak ada," jelas Ustad La Ode Aly Abi Ilahy, terapis bekam dari Rumah Sehat Herba Care di kawasan Tegal Parang, Jakarta Selatan.

Pengambilan darah dilakukan menggunakan alat berbentuk mangkuk (cupping set) yang ditempelkan pada kulit. Bagian tubuh yang merupakan titik bekam terlebih dulu "dilukai" memakai jarum lancet atau bisa juga pisau cukur (silet). Dengan pompa pengisap, udara di mangkuk kemudian disedot perlahan-lahan. Akibat perbedaan tekanan udara, kulit akan terangkat dan darah merembes keluar.

 
2  3  4  5 
Cetak artikel    Kirim ke teman   Penilaian Anda
-
 
Pien Tze Huang, Populer Tapi Misterius
Di Balik Kekuatan Jaring Laba-laba
Awet Muda dan Sehat Tanpa Obat
Jangan Bunuh Sikap Bijak Kami!
Sunan Ngampel Denta, Wali Perintis dari Cempa
Tahun Anjing 2006 : Anjing Menggonggong Indonesia Kelabu
Melihat Dunia Nyata dari Maribaya
250 Tahun W.A. Mozart: Abadi Gubahannya, Merana Hidupnya
Sudoku, Kotak Ajaib Yang Mewabah
Family Fest: Main Sudoku dan Hitung Gizi
 
BUKU BARU!
The Art of Successful Parenting
Beredar 7 November 2007
Harga Rp. 32500