E-MAIL
KATA KUNCI


DAFTAR
 
 
SUARA MILIS  |  JAJAK PENDAPAT  |  KONSULTASI |  FORUM |  ARSIP  |  BUKU TAMU  |  REDAKSI
 
majalah
No. 532 TH. XLIV
NOVEMBER 2007
     
WAYANG BASAH-BASAHAN DARI VIETNAM


Wayang yang satu ini rada beda. Pertunjukkannya dilakukan di atas air. Sementara, dalangnya ngumpet. Lumayan eksotik. Hanya saja, pertunjukannya tidak semalam suntuk macam wayang kulit jawa atau wayang golek sunda.


Penulis : Budiana Setiawan, di Ciputat

Seekor naga merayap di atas permukaan air. Mulutnya menyembur-nyemburkan api. Udara di atas permukaan air pun dipenuhi asap yang berpendar ditimpa cahaya lampu yang berwarna-warni. Sesaat kemudian, semburan api itu padam. Sang Naga lalu menenggelamkan diri ke dalam air, kemudian muncul kembali sambil menyemburkan air. Demikian dilakukan berulang-ulang sambil terus berenang berputar-putar.

Tidak jauh dari naga itu, sesosok barongsai juga berenang-renang dengan lincahnya, sambil sesekali menjulurkan kepalanya ke atas permukaan air. Sesaat kemudian tirai bambu di belakang kedua binatang mitologis itu sedikit terkuak dan mereka pun masuk ke dalamnya. Selanjutnya, enam orang penari wanita keluar dari balik tirai bambu dan membentuk formasi dua barisan. Mereka lalu mengepak-ngepakkan kedua tangannya sambil berputar-putar membentuk formasi yang mengagumkan.

Jangan salah! Naga, barongsai, dan penari yang beraksi tadi bukanlah tokoh sungguhan. Mereka hanya boneka-boneka kayu yang mengapung di atas permukaan air. Mereka bisa beraksi lantaran ada dalangnya. Itulah bentuk seni pertunjukan wayang boneka dari Vietnam. Karena wayang dimainkan di atas permukaan air, wayang ini kemudian lebih dikenal sebagai wayang air.

Baca juga

Lain Negara Lain Wayangnya
Cara Main Wayang Air
Panggung Pertunjukan

 
2  3 
Cetak artikel    Kirim ke teman   Penilaian Anda
-

 

 

 
Pesta Tertunda Lewis Hamilton
Kegemukan Bikin Shock Absorber Tubuh Rusak
Gigi Sehat Berkat Permen Karet
Rahasia Sehat Keluarga Keraton
Tembak Reaksi Bukan Untuk Orang Kagetan
Suciwati: Cinta Munir Untuk Kebenaran
Catatan Harian Penakluk Himalaya
Dwi Koen, Humor Yang Menggugat, Panji Koming Semula...
HDTV Gambarnya Tajem Bener
Berantas Virus Negativitas di Kantor
 
BUKU BARU!
The Art of Successful Parenting
Beredar 7 November 2007
Harga Rp. 32500