E-MAIL
KATA KUNCI


DAFTAR
 
 
SUARA MILIS  |  JAJAK PENDAPAT  |  KONSULTASI |  FORUM |  ARSIP  |  BUKU TAMU  |  REDAKSI
 
majalah
No. 532 TH. XLIV
NOVEMBER 2007
     

BERANTAS VIRUS NEGATIVITAS DI KANTOR


Sikap negatif hanya ditunjukkan oleh karyawan yang "sakit". Ia memandang segala sesuatu dengan pesimistis. Hati-hati, sikap ini bisa menular lo.


Penulis : Dharnoto

Aldo (42) menyeringai, "Ah, ide itu sudah basi. Dua tahun lalu sudah saya ajukan. Enggak bakalan berhasil genjot penjualan deh," sinis suaranya. Rapat koordinasi tim pemasaran produk elektronik itu jadi naik tensi. Gatot (29) sang pemilik ide, walau karyawan baru, tak sudi diremehkan oleh seniornya itu. Debat kusir pun pecah.

Gatot, lulusan cumlaude fakultas ekonomi suatu universitas negeri di Bandung, mengeluarkan jurus-jurus marketing hasil bekerja selama dua tahun di perusahaan sebelumnya. Sedang Aldo seperti biasa, dengan nyinyir memamerkan pengalamannya belasan tahun malang melintang di bagian pemasaran perusahaan itu.

Tentu saja Eko, sang manajer pemasaran yang memimpin rapat, kewalahan menyetop berondongan Aldo, yang nota bene mantan kepala seksinya ketika ia baru masuk ke perusahaan yang berdomisili di Jakarta Barat ini, 12 tahun lalu.

Aldo memang sulit. Terlepas dari pengalaman senioritasnya, ia dikenal tak punya hati saat 'membantai' ide ataupun pembicaraan karyawan lain. Ini dilakukan bukan hanya di ruang rapat. Bahkan di kantin sekalipun. Gaya bicaranya yang agitatif ikut membuat lawannya terpojok. Anehnya, Aldo bisa saja menemukan sisi negatif segala sesuatu, lalu mengeksplorasi hingga ide positif itu jadi terkesan pesimistik. Inilah keunggulan retorika Aldo.

Menurut Ronny Hanggoro, Psi, M.Si, dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPT-UI), "Negativitas bukan berkaitan dengan hasil kerja seseorang, melainkan dengan dirinya sendiri, yang selalu negative-thinking." Orang itu, tambah Ronny Hanggoro, melihat apa pun dengan curiga, dari sisi negatif. Aldo, yang sukar diajak optimis, dikatakan Ronny sebagai orang dengan karakter dasar negatif, "Mungkin di masa lalu ia sering mengalami kegagalan."

Sifat-sifat personal yang melekat pada diri Aldo menjadikan rekan-rekan kerjanya mencapnya sebagai orang yang selalu berprasangka buruk. Yang dikhawatirkan, di kantor mana pun, emosi seseorang bisa menular ke yang lain. Negativitas Aldo bukan tak mungkin akan menjalar ke karyawan lain. Sulit dibayangkan, jika seluruh karyawan di bagian pemasaran suatu perusahaan bersikap negatif. Padahal, bagian ini merupakan ujung tombak penjualan produk. Pastilah hanya dalam waktu singkat perusahaan akan menelan akibatnya.

Baca juga

Kenali Penyebab Negativitas
Kiat Menghadapi Negativitas

 
2  3  4 
Cetak artikel    Kirim ke teman   Penilaian Anda
-

 

 

 
Pesta Tertunda Lewis Hamilton
Kegemukan Bikin Shock Absorber Tubuh Rusak
Gigi Sehat Berkat Permen Karet
Rahasia Sehat Keluarga Keraton
Tembak Reaksi Bukan Untuk Orang Kagetan
Wayang Basah-basahan dari Vietnam
Suciwati: Cinta Munir Untuk Kebenaran
Catatan Harian Penakluk Himalaya
Dwi Koen, Humor Yang Menggugat, Panji Koming...
HDTV Gambarnya Tajem Bener
 
BUKU BARU!
The Art of Successful Parenting
Beredar 7 November 2007
Harga Rp. 32500